Laman

Kamis, 24 Agustus 2017

Program Sejuta Rumah

Kebutuhan papan merupakan salah satu kebutuhan primer bagi manusia dalam kehidupan sehari-hari. Setiap orang tentu membutuhkan tempat singgah dan berkumpul bersama keluarga, yang menjadi tujuan akhir setelah seharian beraktifitas. Bagi Anda yang memulai berkarir dan hidup mandiri, rumah menjadi sasaran kepemilikan utama yang layak dipertimbangkan untuk kelangsungan hidup dimasa depan, terlebih bagi Anda yang telah berkeluarga.
(programpemerintah.blogspot.co.id)

Dalam program sejuta rumah, pemerintah menyediakan rumah subsidi dengan harga dan cicilan yang sangat terjangkau. Rumah yang dibangun ini merupakan kategori rumah ‎Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) atau lebih sering disebut sebagai rumah subsidi. Sehingga, diharapkan semua Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), seperti nelayan dan buruh dapat segera memiliki rumah.

Keunggulan
Keunggulan program sejuta rumah adalah uang mukanya. Yakni, hanya 1 persen dari total harga keseluruhan. Sebagai perbandingan, uang muka perumahan komersial biasanya 20-30 persen dari total harga. Keunggulan berikutnya, besaran bunga KPR hanya 5 persen. Artinya, jauh lebih rendah dari perumahan komersial yang berbunga 7,5 persen.

Kemudahan lain, masyarakat bisa mengambil tenor pembayaran kredit relatif lama hingga 20 tahun, dengan angsuran Rp 500 ribu sampai Rp700 ribuan/bulan. Untuk menyukseskan program ini, pemerintah telah menunjuk BTN sebagai bank penyedia kredit rumah bersubsidi.
(seword.com)

Manfaat
Adanya program ini jelas memberi manfaat untuk masyarakat, lantas, apa saja manfaat yang didapatkan?

a)      Mudahnya mendapatkan rumah
Selama ini masyarakat berkeluh kesah mengenai proses yang rumit serta uang muka besar untuk mendapatkan sebuah rumah, sekarang masalah tersebut dapat diatasi karena adanya program ini karena pemerintah akan memberikan kemudahan untuk masyarakat yang memiliki penghasilan rendah. Suku bunga pinjaman sebesar 5% dengan jangka waktu selama 20 tahun tentu akan sangat menguntungkan.

b)      Adanya rumah layak huni
Mungkin Anda sering sekali melihat rumah yang berada di lokasi kurang layak seperti di bantaran rel atau rumah yang berdekatan dengan saluran listrik. Lokasi yang membahayakan keselamatan ini tentu membuat rumah tidak layak huni, apalagi terdapat bahan bangunan yang juga kurang layak.

Kebutuhan akan adanya tempat tinggal merupakan kebutuhan utama, oleh karena itu untuk merealisasikan program ini dengan kualitas sesuai standar, pemerintah begitu serius untuk menggarapnya.

c)       Kesejahteraan rakyat meningkat

Pemerintah memang selalu berusaha membuat terobosan baru serta melaksanakan berbagai macam program subsidi untuk masyarakat agar meningkatkan kesejahteraan mereka. Salah satunya ialah program ini agar meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 

(industri.kontan.co.id)

Dampak
Harga tanah menjadi kendala penyediaan hunian murah. Sementara kebutuhan hunian terjangkau sangat dibutuhkan. Akibatnya, pembangunan rumah murah pun banyak digencarkan di kawasan pinggiran kota.

Namun ternyata, hal itu menyebabkan imbas negatif. Seperti dikatakan Dosen Kelompok Keahlian Perumahan Permukiman Sekolah Arsitektur Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan (SKPPK) Institut Teknologi Bandung (ITB) Jehansyah Siregar, murahnya harga lahan di daerah membuat ekspansi pembangunan rumah gencar dilakukan di sana.

Namun, dia mengingatkan, dengan giatnya pembangunan rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di daerah, konversi lahan produktif pun tak dapat dihindari. "Ini kan rumah sederhana tapak ini kan mengubah lahan irigasi teknis, lahan perkebunan, lahan-lahan yang miring, yang tidak layak, yang sebenarnya bukan untuk lahan permukiman," katanya katanya saat dihubungi Okezone di Jakarta.

Kesimpulan
Program sejuta rumah memiliki berbagai manfaat terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Namun dibalik berbagai manfaat yang ada, terdapat dampak negatif yang perlu diperhitungkan terutama masalah tata guna lahan. Oleh karena itu Pemerintah perlu melakukan pengawasan dan kebijakan supaya Program Sejuta Rumah ini berjalan dengan baik dan tidak menimbulkan dampak negatif.

Refrensi
https://www.cermati.com/artikel/program-nasional-sejuta-rumah-apa-keunggulannya

1 komentar: